Berita  

Bupati Tapsel Programkan Peninjauan dan Perbaikan Pelayanan

Tapanuli Selatan, BULETININDO.COM – Bupati Tapsel H Dolly Pasaribu mengatakan saat ini tengah memprogramkan perbaikan pelayanan masyarakat dengan melihat langsung kondisi pelayanan di berbagai tempat pelayanan warga.

“Seluruh pelayanan masyarakat secara perlahan kita perbaiki menuju yang lebih baik, lebih ramah, nyaman dan profesional,” ujar Bupati, Rabu (28/9), menyikapi kondisi pelayanan di sejumlah wilayah kecamatan yang berada di daerah itu.

Kata bupati, program perbaikan pelayanan yang sedang digencarkan tersebut yakni melihat langsung kondisi pelayanan dan fasilitas sekolah, Puskesmas, kantor kepala desa, Posyandu dan Poskesdes sehingga mengetahui langsung bagaimana pelayanan masyarakat dilaksanakan.

BACA JUGA :  Kejuaraan Pencak Silat Kapolres Cup Resmi Dibuka

“Perbaikan itu lebih ke pelayanan, meski mungkin saja akan ada perbaikan fisik bila sudah masuk dalam penganggaran sesuai mekanisme dan aturan yang berlaku,” tegas bupati.

Sejauh ini, ujar Bupati, masih terdapat adanya tempat pelayanan yang kurang maksimal dalam memberikan pelayanan terhadap masyarakat, termasuk kantor kepala desa dan Poskesdes yang kosong dalam jam kerja.

BACA JUGA :  Perhutani Bondowoso Menggelar Acara Evaluasi Seluruh Bidang Pekerjaan di TA. 2022

Katanya, ke depan, di seluruh wilayah Tapanuli Selatan tidak terdapat lagi tempat pelayanan yang kosong pada hari kerja ataupun pada jam kerja, sehingga masyarakat yang membutuhkan pelayanan mulai dari desa hingga ke pelayanan tingkat berikutnya dapat mendapatkan pelayanan yang lebih baik.

Dalam kesempatan itu bupati menyinggung adanya kekeliruan dalam judul pemberitaan wartawan dimana dalam berita tersebut disebutkan Pemkab Tapsel gencarkan perbaikan kantor pelayananan dan fasilitas sekolah, sehingga kesannya mengarah ke perbaikan fisik.

BACA JUGA :  Mantan Kades Lombok Wetan Bondowoso Jadi Tersangka Korupsi Dana Desa

Namun, ujar Dolly, yang dia sampaikan dalam acara tersebut adalah mengutamakan perbaikan pelayanan atau fokus ke pelayanan yang dinilai kurang maksimal dan membutuhkan perbaikan meskipun perbaikan fisik atau bangunan akan dilaksanakan bila sudah masuk dalam penganggaran.

Andi Hakim Nasution