Bondowoso, BULETININDO.COM – Sebuah rekaman percakapan telepon antara oknum Kepala Desa Suryana Sumber Tengah, Kecamatan Binakal Kabupaten Bondowoso, dengan seorang wartawan beredar isi di dalam rekaman tersebut Kades Suryana diduga menunjukkan sikap arogan dan tidak pantas sebagai seorang pemimpin.
Peristiwa ini bermula ketika seorang wartawan mengirimkan pemberitaan terkait bantuan yang diberikan oleh Ketua Golkar Kecamatan Binakal kepada ibu Sukarti. Namun, reaksi Kades Suryana melalui telepon justru menunjukkan sikap yang tidak terpuji.
Dalam rekaman tersebut, Kades sumber tengah terdengar mengatakan bahwa anak dari ibu Sukarti orang berada.
“Biar dihabiskan bantuan itu, anaknya itu orang kaya raya tulis semua sudah, saya tidak butuh tidak usah kirim-kirim seperti itu ke saya,” ucapnya melalui percakapan telepon. Sabtu (28/02).
Sikap Kades Suryana ini menuai kecaman dari kalangan wartawan khususnya onggota SMSI kabupaten Bondowoso. Banyak yang mempertanyakan bagaimana seorang pemimpin bisa menunjukkan sikap yang tidak pantas seperti itu.
Wartawan yang menerima rekaman tersebut merasa sangat tidak nyaman dengan sikap Kades Suryana dan berharap agar pihak berwenang dapat mengambil tindakan atas peristiwa tersebut.
“Sebagai seorang pemimpin, Kades Suryana harusnya menjadi contoh bagi masyarakat, bukan malah menunjukkan sikap arogan seperti itu,” kata Supri anggota SMSI.
Sementara Camat binakal Irfan menyampaikan maaf dan akan berkoordinasi dengan pemerintah Desa.
“Mohon maaf jika ada kekeliruan dan salah paham, saya akan koordinasikan dulu kepada kepala desa sumber tengah” ucapnya melalui via telepon.
Hingga berita ini diterbitkan, Kepala Desa Sumbertengah belum memberikan klarifikasi terkait perkataan yang dilontarkan kepada wartawan. Namun Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Bondowoso akan terus menindaklanjuti sikap arogansi yang dilontarkan kades sumber tengah. (Tim)





