Gayam Sapudi, BULETININDO.COM – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, aktivitas jual beli daging sapi di Pasar Gayam Pulau Sapudi Kabupaten Sumenep mengalami lonjakan signifikan. Pada H-1 Lebaran, Kamis (19/3/2026), para jagal sapi yang menjajakan dagangannya menggunakan mobil pikap merk Granmax warna hitam diserbu pembeli sejak pagi hari.
Antusiasme masyarakat terlihat dari ramainya area pasar yang dipadati warga. Mereka berburu daging sapi segar untuk kebutuhan hidangan khas Lebaran seperti rendang, rawon, hingga sate.
Salah satu jagal sapi mengaku bahwa peningkatan jumlah pembeli sudah terasa sejak beberapa hari terakhir, namun puncaknya terjadi sehari sebelum Lebaran.
“Hari ini paling ramai, hampir semua stok daging cepat habis. Banyak pembeli yang takut kehabisan,” ujarnya.
Penjualan daging sapi dengan sistem langsung dari mobil pikap dinilai lebih praktis dan cepat.
Mobil Granmax hitam yang digunakan sebagai lapak dadakan menjadi pusat kerumunan warga yang ingin mendapatkan daging segar dengan harga yang relatif tinggi.
Untuk Harga daging Sapi saat ini 140.000/Kg, Namun untuk bagian tulangan 60.000/Kg
Sementara itu, salah satu pembeli mengatakan dirinya sengaja datang lebih awal agar tidak kehabisan.
“Kalau sudah dekat Lebaran begini, pasti ramai. Jadi harus cepat datang supaya dapat daging yang masih segar,” katanya.
Kondisi ini menjadi pemandangan rutin setiap menjelang Hari Raya Idul Fitri, di mana permintaan bahan pokok khususnya daging sapi meningkat tajam.
Para pedagang pun memanfaatkan momen tersebut untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus meraup keuntungan.
Dengan meningkatnya aktivitas di Pasar Gayam, diharapkan masyarakat tetap menjaga ketertiban serta keamanan selama bertransaksi di pinggir jalan, agar suasana menjelang Lebaran tetap kondusif dan lancar.(Dikah)





