Sumenep, Madura, BULETININDO.COM – Suasana malam takbir menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah di Pulau Sapudi, tepatnya di kawasan Pasar Gayam, berlangsung meriah sekaligus menarik perhatian. Selain dipadati warga yang mengikuti takbir keliling, deretan mobil mewah milik para perantau yang pulang kampung turut menjadi sorotan, Jumat malam (20/3/2026).
Sejak selepas Magrib, arus kendaraan mulai memadati jalur utama di sekitar Pasar Gayam.
Tak hanya sepeda motor dan kendaraan umum, sejumlah mobil pribadi dengan tampilan elegan dan harga fantastis terlihat ikut meramaikan jalanan.
Warga setempat bahkan menyebut fenomena ini sebagai momen “mobil keluar kandang” yang hanya terjadi saat Lebaran.
Deretan kendaraan tersebut tampak berbaur dengan rombongan takbir keliling yang membawa pengeras suara, lampu hias, serta ornamen bernuansa Islami.
Suara takbir menggema, berpadu dengan riuhnya klakson kendaraan yang melintas perlahan akibat padatnya arus lalu lintas.
Salah satu warga, mengatakan bahwa kehadiran mobil-mobil mewah ini menjadi pemandangan khas setiap tahunnya.
“Kalau sudah malam takbir seperti ini, banyak mobil bagus keluar. Biasanya milik perantau yang baru pulang kampung. Jadi seperti ajang silaturahmi sekaligus unjuk kebahagiaan,” ujarnya.
Fenomena ini mencerminkan tingginya antusiasme para perantau untuk merayakan Idul Fitri di kampung halaman. Selain berkumpul bersama keluarga, momentum ini juga dimanfaatkan untuk menikmati suasana desa yang jarang dirasakan saat berada di perantauan.
Meski terjadi kepadatan arus lalu lintas, kondisi di sekitar Pasar Gayam tetap terpantau aman dan terkendali. Aparat keamanan bersama unsur masyarakat tampak sigap mengatur lalu lintas serta mengantisipasi potensi gangguan ketertiban.
Hingga malam semakin larut, kemeriahan takbir keliling terus berlangsung. Gemerlap lampu kendaraan, termasuk mobil-mobil mewah para perantau, menjadi warna tersendiri dalam tradisi malam takbir di Pulau Sapudi menjadi simbol kebahagiaan, kebersamaan, dan rasa syukur menyambut hari kemenangan.(Dikah)





