Bondowoso, BULETININDO.COM – Dugaan arogansi Oknum Kepala Desa Suryana, Sumber Tengah, memicu reaksi keras dari Penasehat Hukum Media Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) yakni Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Abunawas, Nuru Jamal Habaib SH pihaknya menyatakan tidak terima jika anggota SMSI Bondowoso diperlakukan seperti itu, karena jurnalis khususnya SMSI dibawah naungan LBH Abunawas dan jurnalis telah di lindungi sesuai undang-undang dewan pers.
Nurul Jamal Habaib SH menegaskan bahwa dari rekaman percakapan telepon antara kades dan wartawan sudah sampai pada kami, kami akan mengawal kasus ini hingga sampai keakar-akarnya.
“Saya tidak terima jika anggota SMSI diperlakukan arogansi oleh oknum kepala desa. Semua ada undang-undangnya. Kami akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas,” tegas Nuru Jamal Habaib SH.
Pernyataan LBH Abunawas ini merupakan respon atas dugaan arogansi Oknum Kades Suryana yang dilaporkan oleh awak media SMSI Bondowoso. Dalam laporannya, awak media tersebut merasa tidak dihargai dan diperlakukan tidak sopan oleh oknum kepala desa.
Sementara itu, Camat Binakal Ifan menyatakan bahwa menjadi tugas pemerintah kecamatan untuk evaluasi kinerja pemerintah desa khususnya Binakal.
“Terimakasih, saya kira sudah cukup. kalau ada yang kurang pelayanan oleh pemerintah desa maka akan jadi evaluasi kami untuk pembenahan di masa depan. Mekanisme di pemerintah desa yaitu kades dievaluasi oleh camat, DPMD, inspektorat, hasilnya rekomendasi administrasi. Saya rasa sudah cukup dan jadi evaluasi kami untuk seluruh aparatur pemerintah di wilayah kecamatan Binakal,” kata Camat Binakal melalui via WhatsApp.
Disisi lain Kepala Desa Sumber Tengah Suryana meminta adanya kasus ini untuk ditindaklanjuti kepada pemerintah kecamatan pihaknya mengaku pimpinannya kecamatan.
“Silahkan laporkan ke pak camat saya punya pimpinan”, ucapnya.
Kasus ini menambah daftar panjang kekerasan ucapan yang tak pantas dari seorang pejabat publik, sekaligus menjadi pelecehan bagi profesi wartawan. Kasus tersebut masih terus bergulir dan menjadi perhatian masyarakat Bondowoso, khususnya SMSI Bondowoso dan LBH Abunawas akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas.( SMSI)